Selamat Datang Di Blog Anes Dwi Prasetya

Rabu, 21 November 2012

Sepatu Bergambar Buddha Yang Menuai Protes Keras

Sepatu Bergambar Buddha Yang Menuai Protes Keras
Buddhisme di Amerika Serikat




Bhagavant.com,
Washington, Amerika Serikat – Simbol-sombol atau ikon-ikon agama, disengaja atau tidak, kerap dijadikan atau digunakan sebagai sebuah objek tertentu yang akhirnya dapat menimbulkan reaksi berupa aksi protes dari beberapa penganutnya karena dianggap telah melecehkan keyakinan mereka.
Seminggu belakangan ini umat Muslim di beberapa belahan dunia khususnya di negara-negara Timur Tengah melakukan aksi protes keras terhadap sebuah film asal Amerika Serikat yang dianggap oleh mereka sebagai bentuk penghinaan terhadap pendiri agama Islam, Muhammad.
Aksi protes keras tersebut akhirnya menimbulkan korban termasuk tewasnya Duta Besar Amerika Serikat untuk Libya, J. Christopher Stevens, dan tiga warga AS lainnya di Benghazi, Libya, seperti yang dilaporkan oleh The Associated Press (12/9).
Sebulan sebelumnya, aksi protes juga dilakukan oleh komunitas Tibet dan Buddhis di Amerika Serikat terhadap sebuah perusahaan sepatu di California karena telah menggunakan gambar-gambar Sang Buddha sebagai corak sepatu yang mereka promosikan.
Seperti yang dilaporkan oleh Outlookindia (2/8/12), komunitas Buddhis di Tibet dan Bhutan telah menyurati Icon Shoes, perusahaan tas dan sepatu tersebut, untuk mengekspresikan perasaan mereka. Mereka juga menuliskan protes mereka di halaman Facebook perusahaan tersebut.
“Disayangkan, ini merupakan sebuah tradisi Buddhis paling dasar untuk memperlakukan ikon-ikon Buddhis dengan penuh hormat. Membuat gambar Buddha pada sepatu adalah tindakan yang tidak menghormati Buddhis,” tulis Bhuchung Tsering dari International Campaign for Tibet. “Dapatkah anda mempertimbangkan hal ini dan menarik sepatu-sepatu tersebut dari katalog anda?” Demikian permintaan tokoh masyarakat Tibet tersebut.
Aksi protes juga dilakukan di India. Oleh sejumlah aktivis, Icon Shoes dilaporkan ke otoritas kepolisian Rewari dengan tuduhan menyakiti sentimen keagamaan Buddha.
“Kami mendaftarkan kasus ini setelah mendengarkan pendapat hukum dari jaksa. Perusahaan ini telah menyakiti sentimen keagamaan masyarakat Buddhis di seluruh dunia,” kata Abhishek Garg, kepala polisi Rewari, Haryana, India, seperti yang dilaporkan oleh The Times of India.
“Tak seorang pun memiliki hak untuk menyakiti sentimen agama dari sebuah komunitas. Kami menerima banyak surat protes dari masyarakat dari 36 negara di dunia yang mengajukan pengaduan pidana atau telah mendekati pemerintah mereka untuk menghukum dan melarang perusahaan ini,” kata Kadyan yang juga membuat petisi secara online yang ditujukan kepada Presiden India. (change.org). Petisi yang bernada sama juga beredar di internet seperti di gopetition.com.
eBay India yang menjual sepatu-sepatu tersebut secara online juga mendapat gugatan serupa berdasarkan undang-undang transaksi elektronik. Naresh Kadyan, sebagai pelapor, telah melayangkan gugatan dan juga mendesak polisi untuk melarang pemasaran dan publisitas produk dengan segera.
Sedangkan di Nepal, dalam laporan The Kathmandu Post (29/8), Departemen Studi Buddhis di Univesitas Tribhuvan, menyatakan keprihatinan yang serius dan mengatakan bahwa gambar Sang Buddha pada sepatu merupakan hal yang tidak menghormati agama Buddha.
Departemen tersebut mengatakan bahwa produk tersebut telah “melukai perasaan jutaan masyarakat Nepal dan Buddhis di seluruh dunia.”
Menurut Milan Ratna Shakya, Kepala Departemen Studi Buddhis, komersialisasi telah mencoba untuk menghancurkan kerukunan umat beragama.
“Ini merupakan penampilan murahan dari era komersial. Tidak seorang pun yang berhak untuk secara langsung mendistorsi nilai-nilai agama yang dihormati oleh jutaan orang di seluruh dunia,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa banyak organisasi Buddhis termasuk yayasan di Jerman, Denmark, Sri Lanka dan Singapura, telah menyatakan keprihatinan serius mengenai masalah ini.
Perusahaan tas dan sepatu tersebut kini telah menghilangkan berbagai jenis sepatu bergambar Sang Buddha dari katalog produk dan mesin pencari di situs mereka, sehingga tidak ditemukan melalui pencarian dalam mesin pencari situs mereka. Namun, sampai saat berita ini diturunkan (16/9), melalui mesin pencari Google, setidaknya dua produk sepatu berwarna hijau lumut dari Icon Shoes yang bernama “Thangka of the Buddha” Ballet Flat w/Removable Insole dan “Thangka of the Buddha” Low Wood Heel Clog, nampaknya belum dihilangkan secara tuntas dan menyeluruh dari situs mereka.
Berdasarkan pada ketidaktahuan atau pun kesengajaan, dan tidak jarang dengan dalih berkesenian, pihak-pihak tertentu kerap menggunakan simbol-simbol atau ikon-ikon agama untuk kepentingan mereka tanpa memikirkan perasaan para penganut agama tersebut sehingga akhirnya menuai aksi protes.
Namun, aksi protes yang dilakukan oleh mereka yang mengklaim dirinya beragama hendaknya dilakukan dengan cara-cara yang pantas dan bukan yang justru melanggar nilai-nilai agama.[Bhagavant, 16/9/12, Sum]

Rabu, 09 Maret 2011

Kata-kata Mutiara Cinta

Kata-kata Mutiara Cinta - Cinta yang tak pernah habis untuk dibicarakan, entah berapa ribu bahkan jutaan kata-kata mutiara tentang cinta untuk diucapkan, direnungkan, dikhayalkan, namun belum tentu bisa direalisasikan. Entahlah, cinta memang aneh dan bisa diungkapkan dengan kata-kata mutiara cinta sesuai dengan situasi dan kondisi. Kumpulan kata-kata mutiara cinta dibawah ini mungkin bisa memberi inspirasi bagi anda untuk mengungkapkan betapa dalam cinta anda pada si dia.

Cinta sebenarnya tidak buta. Cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan.
Yang buta adalah bila cinta itu menguasai dirimu tanpa suatu pertimbangan.

Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak, bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka,
bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merasa rindu dan cemburu.

Cinta bukanlah dari kata-kata tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan.
Tangisan juga bukanlah pengobat cinta karena ia tidak mengerti perjalanan hati nurani.

Kejarlah cita-cita sebelum cinta, apabila tercapainya cita-cita maka dengan sendirinya cinta itu akan hadir.

Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri.

Cinta pertama adalah kenangan, Cinta kedua adalah pelajaran, dan cinta yang seterusnya adalah satu keperluan
karena hidup tanpa cinta bagaikan masakan tanpa garam. Karena itu jagalah cinta yang dianugerahkan itu
sebaik-baiknya agar ia terus mekar dan wangi sepanjang musim.

Kecewa bercinta bukan berarti dunia sudah berakhir. Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu
yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu
sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa kekecewaan itu.

Hanya diperlukan waktu semenit untuk menafsir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan
sehari untuk mencintai seseorang, tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.

Hidup tanpa cinta sepeeti makanan tanpa garam. Oleh karena itu, kejarlah cinta seperti kau mengejar waktu dan apabila kau sudah mendapat cinta itu, jagalah ia seperti kau menjaga dirimu. Sesungguhnya cinta itu karunia Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam sebuah percintaan, janganlah kamu sesali perpisahan tetapi sesalilah pertemuan.
Karena tanpa pertemua tidak akan ada perpisahan. Menikahlah dengan orang yang lebih mencintai diri kita
daripada kita mencintai diri orang itu. Itu lebih baik daripada menikahi orang yang kita cintai tetapi tidak menyintai
diri kita karena adalah lebih mudah mengubah pendirian diri sendiri daripada mengubah pendirian orang lain.

Cinta yang suci dapat dilihat dari pengorbanan seseorang, bukanlah dari pemberian semata.

Ibaratkalah kehilangan cinta itu seumpama hilangnya cincin permata di lautan luas yang tiada bertepi dan harus dilupakan.

Cinta tidak selalu bersama jodoh, tapi jodoh selalu bersama cinta.

Kata pujangga ; Cinta letaknya di hati, meskipun tersembunyi, namun getarannya jelas sekali. Ia mampu mempengaruhi fikiran sekaligus mengendalikan tindakan kita sehingga kadangkala kita melakukan hal terbodoh tanpa kita sadari.

Cinta dimulai dengan senyuman, tuumbuh dengan dekapan dan seringkali berakhir dengan air mata.

cinta (love)

love me love is something that is very complicated because love can make people happy, sometimes because people can love too sad, sometimes there are up to suicide.
just because people love can be crazy.
that I think about love.


itu menurut aku tentang cinta menurut kalian gimana?
hehehe